Selasa, 23 April 2013

Tugas Terapan Komputer Perbankan 2



1). Jasa-jasa bank merupakan kegiatan perbankan yang dilakukan oleh suatu bank untuk memperlancar aktivitas bank tersebut dan juga untuk mendapatkan keuntungan yang sering disebut fee based. Sebutkan minimal 15 keuntungan yang diperoleh dari jasa-jasa bank tersebut?

Jawab 

Biaya adminstrasi (adm kredit )
Biaya kirim (biaya transfer)
Biaya tagih (biaya kliring)
Biaya provisi dan komisi (jasa kredit/transfer)
Biaya sewa (sewa safe deposit box)
Biaya iuran (biaya kartu kredit)
Inkasso (Jasa penagihan)
Warkat Inkaso
Transfer (Jasa pengiriman uang)
Safe Deposit Box (Kotak Penyimpanan)
Letter Of Credit (L/ C) / Ekspor Impor
Travellers Cheque (Jasa cek wisata)
Warkat Inkaso
Tanpa Lampiran
Warkat Inkaso Dengan Lampiran
Transfer Keluar

Sumber : Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM 

     2). Jelaskan dengan lengkap yang dimaksud dengan,

a.       Kiriman uang (Transfer)

b.      Kliring, lengkapi dengan mekanismenya

c.       Inkaso

d.      Safe Deposit Box

e.      Bank note

f.        Bank Card

g.       Travellers Cheque

h.      Letter of Credit, lengkapi dengan mekanismenya.

i.         Bank Garansi, lengkapi dengan mekanismenya.


Jawab


a. trasfer : pengiriman uang lewat lewat bank.atau pemindahan uang dari rekening yang satu ke rekening yang lain dengan berbagai tujuan. .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 148)


b. kliring : jasa penyelesaian hutang piutang antar bank dengan cara saling menyerahkan warkat – warkat yang akan dikliringkan di lembaga kliring.Mekanisme : nasabah cukup menyerahkan cek atau BG yang dimilikinya ke bank dimana nasabah memiliki rekening.Kemudian jika bank menggangap memenuhi syarat maka bank akan melakukan kliring ke BI pada hari itu juga(waktu kliring) .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 151)


c. inkaso : Sama seperti kliring, inkaso juga merupakan proses penarikan warkat antar bank.Hanya bedanya dalam inkaso warkat yang ditagihkan harus berasal dari luar kota atau luar wilayah kliring atau luar negeri. .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 155)


d. save deposit box : jasa bank yang diberikan khusus kepada para nasabah utamanya.Jasa ini di kenal juga dengan nama safe loket.SDB berbentuk kotak dengan ukuran tertentu dan disewakan kepada nasabah yang berkepentingan untuk menyimpan dokumen – dokumen atau benda – benda berharga miliknya. .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 160)


e. Bank Note : Merupakan uang kartal asing yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh bank di luar negeri.Bank note dikenal juga dengan istilah “Devisa Tunai” yang mempunyai sifat – sifat seperti uang tunai. .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 163)


f. Bank Card :  Atau biasa disebut kartu kredit adalah alat yang mampu menggantikan fungsi uang sebagai alat pembayaran.kartu kredit ini dapat pula digunakan untuk berbagai keperluan yang berfungsi sebagai alat pembayaran tunai. (Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 170)


g. Traveller Checque: dikenal dengan nama cek wisata atau cek perjalanan yang biasanya diguanakan oleh mereka yang hendak berpergian atau sering dibawa oleh turis/wisatawan.Selain itu diterbitkan dalam mata uang rupiah dan mata uang asing


h. letter of credit : suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah(biasanya importir) untuk menyediakan dan membayar sejumlah uang tertentu untuk untuk kepentingan pihak ketiga(penerimaL/C atau exportir) .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 186).


Skema dan mekanisme penyelesaian L/C  :

1.      Importir dan eksportir mengadakan perjanjian dan persetujuan penjualan barang yang tertuang dalam sales contrac.

2.      Importir melakukan pembukaan L/C di opening bank.

3.      Berdasarkan aplikasi importir, opening bank meneruskan L/C ke advising bank berikut syarat – syarat yang harus dipenuhinya.

4.      L/C berikut dokumen diserahkan oleh advising bank kepada exportir.

5.      Setelah menerima dokumen dari advising bank maka eksportir mengirim barang kepada importir sesuai perjanjian.

6.      Bukti pengiriman barang berikut dokumen oleh eksportir diserahkan untuk memperoleh pembayaran dari advising bank.

7.      Advising bank akan melakukan pembayaran setelah mempelajari dokumen yang diserahkan eksportir memenuhi syarat.

8.      Advising bank meneruskan dokumen pembayaran dan pengapalan barang kepada opening bank untuk menerima pembayaran kembali.

9.      Opening bank akan mempelajari dokumen dari advising bank dan apabila sudah lengkap barulah akan dibayar kembali.

10.  Importir akan melunasi pembayaran L/C yang telah dibuatnya serta memperoleh dokumen yang dikirim oleh advising bank.


i. Bank garansi : Jaminan pembayaran yang diberikan oleh bank kepada suatu pihak, baik perorangan, perusahaan atau badan/lembaga lainnya dalam bentuk surat jaminan.Mekanisme : Pemberian jaminan dengan maksud bank menjamin akan memenuhi kewajiban – kewajiban dari pihak yang dijaminkan kepada pihak yang menerima jaminan, apabila yang dijamin di kemudian hari ternyata tidak memeniuhi kewajiban kepada pihak lain sesuai dengan yang diperjanjikan atau cedera janji. (Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 194).

 3). Jelaskan dengan lengkap dan jelas mengenai ,
a.       Simpanan Giro

b.      Simpanan Tabungan

c.       Simpanan Deposito

Jawab


Simpanan giro : simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat.artinya bahwa uang yang disimpan direkening giro dapat diambil setiap waktu setelah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 70)



Simpanan tabungan : simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat – syarat tertentu yang disepakati, namun tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat penjual lainya yang dipersamakan dengan itu. .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 84)



Simpanan deposito : simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank. .(Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM hal 93)

      4). Tn. A bermaksud menyimpan uang dalam deposito on call sejumlah 60 juta rupiah, tanggal
      agustus 2010 bunga 2% pm. Deposito on call dicairkan tanggal 22 agustus 2010. Berapa bunga yang
      diperoleh Tn. A ?
  
Jawab 

lama deposit on call 4 – 22 = 18 hari

Bunga = 2 % x 60.000.000   x 18 hari

                        30 hari
           
           = Rp 720.000
  
      5). Tn. A ingin membeli 10 lb sertifikat deposito @ 2 juta rupiah untuk jangka waktu 6 bulan
      pembayaran secara tunai. Bunga 12% dan diambil dimuka tunai, Tax 15%. Setelah jatuh tempo
      seluruh sertifikat depo dicairkan dan seluruh uangnya dimasukkan ke rekening gironya. Berapa
      jumlah yang harus di bayar oleh Tn. A ?
  
Jawab
Total nominal(SD) 10 X 2.000.000 = 20.000.000

Bunga = 12% x 20.000.000  x 6bulan

        12 bulan



  =  Rp 1.200.000

Pajak  = 15% x 1.200.000

       = Rp.180.000

Bunga dimuka = 1.200.000 – 180.000 = 1.020.000

Jumlah yg harus dibayar  = 20.000.000 – 1.020.000 = Rp. 18.980.000


6).  
     Transaksi yang terjadi pada rekening tabungan Tn. A selama agustus 2010
Tanggal
Keterangan
Jumlah (Rp)
01 Agustus 2010
Saldo
700.000,-
07 Agustus 2010
Tarik tunai
200.000,-
12 Agustus 2010
Transfer masuk
600.000,-
19 Agustus 2010
Setor kliring
100.000,-
26 Agustus 2010
Tarik tunai
1.000.000,-

Berapa jumlah bunga yang diperoleh Tn. A apabila bunga dihitung secara harian dan besarnya bunga 16% pa, tax 15% dan berapa saldo akhir tabungan pada bulan yang bersangkutan



Jawab

Tax/pajak = [700 ribu x 16% x(100% - 15 %)x26 hari] : 365 hari
= 112000×0,05×26 = 145600 : 365 hari
Pajak yg di dapat Rp. 3.989
Saldo akhir = 700 rbu x 3% x 26
365
= 1,495,890411

sumber: Dasar – dasar perbankan, Kasmir, SE., MM

Minggu, 10 Maret 2013

Sejarah BNI

"Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan masyarakat, bangsa dan Negara Republik Indonesia, selama 66 tahun usia BNI sejak didirikan pertama kali pada tanggal 5 Juli 1946, BNI terus tumbuh dan berkembang bersama Negeri, mengawal pembangunan di berbagai sektor industri, sesuai dengan tagline BNI Melayani Negeri, Kebanggaan Bangsa"
Berdiri sejak 1946, BNI yang dahulu dikenal sebagai Bank Negara Indonesia, merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh Pemerintah Indonesia.


Bank Negara Indonesia mulai mengedarkan alat pembayaran resmi pertama yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia, yakni ORI atau Oeang Republik Indonesia, pada malam menjelang tanggal 30 Oktober 1946, hanya beberapa bulan sejak pembentukannya. Hingga kini, tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Keuangan Nasional, sementara hari pendiriannya yang jatuh pada tanggal 5 Juli ditetapkan sebagai Hari Bank Nasional. 

Menyusul penunjukan De Javsche Bank yang merupakan warisan dari Pemerintah Belanda sebagai Bank Sentral pada tahun 1949, Pemerintah membatasi peranan Bank Negara Indonesia sebagai bank sirkulasi atau bank sentral. Bank Negara Indonesia lalu ditetapkan sebagai bank pembangunan, dan kemudian diberikan hak untuk bertindak sebagai bank devisa, dengan akses langsung untuk transaksi luar negeri. 

Sehubungan dengan penambahan modal pada tahun 1955, status Bank Negara Indonesia diubah menjadi bank komersial milik pemerintah. Perubahan ini melandasi pelayanan yang lebih baik dan tuas bagi sektor usaha nasional. 

Sejalan dengan keputusan penggunaan tahun pendirian sebagai bagian dari identitas perusahaan, nama Bank Negara Indonesia 1946 resmi digunakan mulai akhir tahun 1968. Perubahan ini menjadikan Bank Negara Indonesia lebih dikenal sebagai 'BNI 46'. Penggunaan nama panggilan yang lebih mudah diingat - 'Bank BNI' - ditetapkan bersamaan dengan perubahaan identitas perusahaan tahun 1988. 

Tahun 1992, status hukum dan nama BNI berubah menjadi PT Bank Negara Indonesia (Persero), sementara keputusan untuk menjadi perusahaan publik diwujudkan melalui penawaran saham perdana di pasar modal pada tahun 1996. 

Kemampuan BNI untuk beradaptasi terhadap perubahan dan kemajuan lingkungan, sosial-budaya serta teknologi dicerminkan melalui penyempurnaan identitas perusahaan yang berkelanjutan dari masa ke masa. Hal ini juga menegaskan dedikasi dan komitmen BNI terhadap perbaikan kualitas kinerja secara terus-menerus. 

Pada tahun 2004, identitas perusahaan yang diperbaharui mulai digunakan untuk menggambarkan prospek masa depan yang lebih baik, setelah keberhasilan mengarungi masa-masa yang sulit. Sebutan 'Bank BNI' dipersingkat menjadi 'BNI', sedangkan tahun pendirian - '46' - digunakan dalam logo perusahaan untuk meneguhkan kebanggaan sebagai bank nasional pertama yang lahir pada era Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Pada akhir tahun 2011, Pemerintah Republik Indonesia memegang 60% saham BNI, sementara 40% saham selebihnya dimiliki oleh pemegang saham publik baik individu maupun institusi, domestik dan asing.

Saat ini, BNI adalah bank terbesar ke-4 di Indonesia berdasarkan total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga. Kapabilitas BNI untuk menyediakan layanan jasa keuangan secara menyeluruh didukung oleh perusahaan anak di bidang perbankan syariah (Bank BNI Syariah), pembiayaan (BNI Multi Finance), pasar modal (BNI Securities), dan asuransi (BNI Life Insurance).

Dengan total aset senilai Rp 299,1 triliun dan lebih dari 23.639 karyawan pada akhir tahun 2011, BNI mengoperasikan jaringan pelayanan yang luas mencakup 1.364 outlet domestik dan 5 cabang luar negeri di New York, London, Tokyo, Hong Kong dan Singapura, 6.227 unit ATM milik sendiri, serta fasilitas Internet banking dan SMS banking yang memberikan kemudahan akses bagi nasabah.


Berangkat dari semangat perjuangan yang berakar pada sejarahnya, BNI bertekad untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi negeri, serta senantiasa menjadi kebanggaan negara.

SUMBER

Senin, 07 Januari 2013

Penipuan dan Pengamanan Komputer



Penipuan adalah sesuatu atau segala sesuatu yang digunakan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan secara tidak adil terhadap orang lain. Tindakan curang meliputi kebohongan, penyembunyian kebenaran, muslihat dan kelicikan, dan tindakan tersebut sering mencakup pelanggaran kepercayaan. Pelaku penipuan sering disebut sebagai penjahat berkerah putih (white collar criminals), untuk membedakannya dari penjahat yang melakukan kejahatan dengan kekerasan.
Penipuan internal dapat dibedakan menjadi 2 (dua) kategori :
  1. Penggelapan asset. Dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang untuk keuntungan keuangan pribadi. Penipuan yang ditemukan oleh Jason Scott suatu penggelapan aset.
  2. Penipuan pelaporan keuangan.Komisi Nasional atas Penipuan Pelaporan Keuangan (Treadway Commision)mendefinisikan penipuan pelaporan keuangan sebagai tindakan yang sembrono atau disengaja, baik melalui tindakan atau penghilangan yang menghasilkan laporan keuangan yang menyesatkan secara material. Treadway Commision meneliti 450 tuntutan perkara terhadap auditor dan menemukan penipuan yang tidak terdeteksi menjadi factor di dalam separu dari tuntuan tersebut.
Treadway Commision merekomendasikan 4 (empat) tindakan untuk mengurangi kemungkinan penipuan pelaporan keuangan :
  • Bentuklah lingkungan organisasi yang memberikan kontribusi terhadap integritas proses pelaporan keuangan.
  • Identifikasi dan pahami factor-faktor yang mendorong ke arah penipuan pelaporan keuangan.
  • Nilai risiko dari penipuan pelaporan keuangan di dalam perusahaan.
  • Desain dan implementasikan pengendalian internal untuk menyediakan keyakinan yang memadai sehingga penipuan pelaporan keuangan dapat dicegah.
PROSES PENIPUAN
Ada tiga karakteristik yang sering dihubungkan dengan kebanyakan penipuan, yaitu :
  • Pencurian sesuatu yang berharga, seperti uang tunai, persediaan, peralatan, atau data.
  • Konversi asset yang dicuri ke dalam uang tunai.
  • Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian.
Cara yang umum dan efektif untuk menyembunyikan pencurian adalah membebankan item yang dicuri ke suatu akun biaya. Cara lain untuk menyembunyikan penurunan asset adalah dengan cara gali lubang tutup lubang (lapping).Dalam skema gali lubang tutup lubang, pelaku mencuri uang yang diterima dari pelanggan A untuk membayar piutangnya. Di dalam skema perputaran (kiting), pelaku menutupi pencuriannya dengan cara menciptakan uang melalui transfer uang antar bank.
SEBAB – SEBAB TERJADINYA PENIPUAN
Tekanan
Tekanan adalah motivasi untuk melakukan penipuan. Tekanan dapat berupa tekanan keuangan, seperti gaya hidup yang berada di luar kemampuan atau memiliki banyak utang atau biasanya banyak tagihan. Sering kali pelaku merasa tekanan-tekanan semacam ini tidak dapat dibagi dengan orang lain. Tekanan dapet juga berkaitan dengan pekerjaan. Beberapa pegawai mencuri data, sehingga mereka dapat membawanya ke pekerjaan baru mereka atau perusahaan tempat mereka bekerja. Motivasi lain yang mengarah pada tindakan curang adalah tekanan keluarga atau tekanan kerja, ketidakstabilan emosi, dan tunjangan menumbangkan system pengendalian serta masuk ke dalam sistem.
Peluang
Peluang adalah kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan dan menutupi suatu tindakan yang tidak jujur. Peluang sering kali berasal dari kurangnya pengendalian internal. Situasi lain yang mempermudah seseorang untuk melakukan penipuan adalah kepercayaan berebih atas pegawai utaa, personil supervisi yang tidak kompeten, tidak memperhatikan perincian, jumlah pegawai tidak memadai, kurangnya pelatihan, dan kebijakan perusahaan yang tidak jelas.
Rasionalisasi
Kebanyakan pelaku penipuan mempunyai alasan atau rasionalisasi yang membuat mereka merasa perilaku yang illegal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Para pelaku membuat rasionalisasi bahwa mereka sebenarnya tidak benar-benar berlaku tidak jujur atau bahwa alasan mereka melakukan penipuan lebih penting daripada kejujuran dan integritas. Mungkin, rasionalisasi yang paling umum adalah pelaku hanya “meminjam” asset yang dicuri karena mereke bermaksud untuk mengembalikannya pada perusahaan. Beberpaa pelaku membuat rasionalisasi bahwa mereka tidak menyakiti seseorang secara langsung. Pihak yang terpengaruh hanyalah system computer yang tidak bermuka dan bernama atau perusahaan besar yang bukanlah manusia yang tidak akan merasa kehilangan uang tersebut.
Berikut ini adalah rasionalisasi yang sering digunakan :
  • Anda akan memahami apabila anda mengetahui betapa saya membutuhkannya.
  • Apa yang saya lakukan tidak seserius itu.
  • Hal ini dilakukan demi kebaikan. (Ini adalah sindrom Robin Hood, mencuri dari yang kaya dan memberikannya kepada yang miskin).
  • Saya mendapat epercayaan yang sangat tinggi. Saya berada di atas peraturan.
  • Setiap orang melakukannya, jadi tidak mungkin hal tersebut salah.
  • Tidak aka nada yang mengetahui.
  • Perusahaan berutang kepada saya, dan saya mengambil tidak lebih dari yang seharusnya menjadi milik saya.
PENIPUAN KOMPUTER
Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendefinisikan penipuan komputer sebagai tindak illegal apapun yang membutuhkan pengetahuan teknologi komputer untuk melakukan tindakan awal penipuan, penyelidikan, atau pelaksanaannya.
 Secara khusus, penipuan komputer mencakup hal-hal berikut ini :
  • Pencurian, penggunaan, akses, modifikasi,penyalinan, dan perusakan software atau data secara tidak sah.
  • Pencurian uang dengan mengubah catatan komputer atau pencurian waktu komputer.
  • Pencurian atau perusakan hardware komputer.
  • Penggunaan atau konspirasi untuk menggunakan sumber daya komputer dalam melakukan tindak pidana.
  • Keinginan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau properti berwujud melalui penggunaan komputer.
KLASIFIKASI PENIPUAN KOMPUTER
Input
Cara yang paling umum dan paling sederhana untuk melakukan penipuan adalah dengan mengubah input komputer. Cara ini hanya memerlukan sedikit keterampilan computer. Pelaku hanya perlu memahami bagaimana sistem beroperasi hingga mereka bias menutupi langkah mereka.
Pemroses (processor)
 Penipuan komputer dapat dilakukan melalui penggunaan system tanpa diotorisasi, yang meliputi pencurian waktu dan jasa komputer.
 Perintah komputer
 Penipuan komputer dapat dilakukan dengan cara merusak software yang memproses data perusahaan. Pendekatan penipuan computer dengan cara ini merupakan paling tidak umum, karena memerlukan pengetahuan khusus tentang pemrograman komputer yang berada di luar kemampuan kebanyakan pemakai. Akan tetapi, saat ini, penipuan jenis ini menjadi lebih sering karena banyak halaman web yang memeberitahukan cara menciptakan virus dan cara penipuan berbasis komputer lainnya.
Data
Penipuan komputer dapat diawali dengan mengubah atau merusak file data perusahaan atau menyalin, menggunakan mencari file-file data tersebut tanpa otorisasi. Dalam banyak situasi, para pegawai yang merasa tidak puas telah mengacau, mangubah, atau menghancurkan file-file data perusahaan.
Penipuan dan Teknik Penyalahgunaan Komputer
  1. Kuda Troya (Trojan Horse).Sekumpulan perintah computer yang tidak sah yang masuk ke dalam program computer yang sah dan berfungsi dengan baik.
  2. Pembulatan ke bawah. Teknik yangs erring digunakan padainstitusi keuangan yang membayar bunga.
  3. Teknik salami. Sejumlah kecil uang yang dicuri.
  4. Pintu jebakan. Cara masuk ke system tanpa melewati pengendalian system yang normal.
  5. Serangan cepat. Penggunaan tidak secara tidak sah dari program system khusus untuk memotong pengendalian system regular dan melakukan tindakan yang illegal.
  6. Pembajakan software. Menyalin software tanpa izin dari pembuatnya.
  7. Mengacak data. Mengubah data sebelum, selama, atau setelah dimasukkan ke system.
  8. Kebocoran data. Mengacu pada penyalinan tidak sah atas data perusahaan.
  9. Menyusup. Menyadap masuk ke saluran telekomunikasi dan mengunci diri ke pemakai yang sah sebelum pemakai tersebut memasuki suatu system.
  10. Penyamaran atau penipuan. Pelaku penipuan mendapatkan akses ke system dengan cara berpura-pura sebagai pemakai yang memiliki otorisasi.
  11. Rekayasa social. Para pelaku menipu pegawai untuk memberikan informasi yang dibutuhkan agar dapat masuk ke dalam system.
  12. Bom waktu logika. Program yang sementara tetap diam hingga keadaan atau waktu tertentu yang telah ditentukan memicunya.
  13. Hacking atau cracking. Akses ke dan penggunaan system computer secara tidak sah, biasanya dilakukan melalui computer pribadi dan jaringan telekomunikasi.
PENINGKATAN PENIPUAN KOMPUTER
  1. Tidak setiap orang setuju tentang hal-hal yang termasuk penipuan komputer. Contohnya, beberapa orang membatasi definisi penipuan komputer sebagai kejahatan yang terjadi di dalam sebuah komputer atau diarahkan pada suatu komputer. Bagi yang lain, penipuan komputer adalah kejahatan apa pun dengan seseorang pelaku yang menggunakan komputer sebagai alatnya.
  2. Banyak penipuan komputer yang tidak terdeteksi. Pada suatu hari, FBI memperkirakan bahwa hanya 1 persen dari seluruh kejahatan komputer yang terdeteksi, yang lainnya memperkirakan antara hingga 5 hingga 20 persen.
  3. Sekitar 80 hingga 90 persen penipuan yang terungkap, tidak dilaporkan. Hanya industry perbankan yang disyaratkan oleh peraturan untuk melaporkan seluruh jenis penipuan.
  4. Sebagian jaringan memliki tingkat keamanan yang rendah.
  5. Banyak halaman dalam internet yang memeberikan instruksi per lngkah tentang bagaimana memulai kejahatan dan melakukan penyalahgunaan komputer.
  6. Penegakan hukum tidak mampu mengikuti pertumbuhan jumlah penipuan komputer.
MENCEGAH DAN MENDETEKSI PENIPUAN KOMPUTER
  • Membuat penipuan lebih jarang terjadi.
  • Meningkatkan kesulitan untuk melakukan penipuan.
  • Memperbaiki metode deteksi.
  • Mengurangi kerugian akibat penjualan.
  • Menuntut dan memenjarakan pelaku penipuan.
  • Membuat Penipuan Lebih Jarang Terjadi.
    Menggunakan praktik mempekerjakan dan memecat pegawai yang semestinya.
    Mengatur para pegawai yang merasa tidak puas.
    Melatih para pegawai mengenai standar keamanan dan pencegahan terhadap penipuan.
    Mengelola dan menelusuri lisensi software.
    Meminta menandatangani perjanjian kerahasiaan kerja.

    Meningkatkan Kesulitan untuk Melakukan Penipuan.
    Mengembangkan sistem pengendalian internal yang kuat.
    Memisahkan tugas.
    Meminta pegawai mengambil cuti dan melakukan rotasi pekerjaan.
    Membatasi akses ke perlengkapan komputer dan file data.
    Mengenkripsi data dan program.
    Memperbaiki Metode Deteksi.
    Mengamankan saluran telepon dan sistem dari virus.
    Mengendalikan data yang sensitif.
    Mengendalikan komputer laptop.
    Mengawasi informasi hacker
    Mengurangi kerugian akibat penipuan.
    Tetap menggunakan jaminan asuransi yang memadai.
    Menyimpan salinan cadangan program dan file data di dalam lokasi luar kantor yang aman.
    Mengembangkan rencana kontinjensi dalam hal kejadian penipuan.
    Menggunakan software untuk mengawasi kegiatan sistem dan untuk memulihkan diri dari akibat penipuan.
    Menuntut dan Memenjarakan Pelaku Penipuan.
    Sebagian besar penipuan tidak dilaporkan dan tidak dituntut untuk beberapa alasan di bawah ini?
    Banyak kasus penipuan yang belum terdeteksi.
    Perusahaan segan melaporkan kejahatan komputer.
    Petugas penegak hukum dan pengadilan sibuk sekali dengan kejahatan kekerasan, sehingga mereka hanya punya waktu sedikit untuk kasus penipuan yang tidak mengandung kekerasan fisik.
    Penipuan adalah hal yang sulit, berbiaya mahal,dan memakan waktu lama untuk diselidiki dan dituntut.
    Banyak petugas penegak hukum, pengacara dan para hakim kurang memiliki keahlian komputer yang dibutuhkan untuk menyelidiki, menuntut, dan mengevaluasi kejahatan komputer. 
Sumber :

Senin, 29 Oktober 2012

Tugas 2 SIA

2.2. Banyaknya restoran yang menggunakan nota pesanan pelanggan yang telah diberi nomor terlebih dahulu. Setiap pelayan diberikan nota ini untuk menulis pesanan pelanggan . pelayan diberitahukan untuk tidak membuang satupun nota pelanggan tersebut. Apabila terjadi kesalahan, mereka harus membatalkan nota tersebut dan menulis yang baru. Setiap hari , seluruh nota yang dibatalkan akan dikembalikan ke manajer. Bagaimanakah  untuk cara kebijakan ini dapat membantu restoran mengendalikan penerimaan kas nya ? 

jawab : pihak pelayan harus memberikan pelayanan yang ramah kepada pelanggan agar pelanggan tetap setia memesan dan membeli makanan di restoran tersebut.dokumentasi yang memadai dalam penulisan nota pesanan pelanggan maksudnya adalah dalam penulisan nota pesanan pelanggan jangan sampai ada yang salah,jika terjadi kesalahan maka pelayan wajib melaporkan kepada manajer dan mengganti rugi atas kesalahan yang di lakukan oleh pelayan agar pelanggan merasa puas dalam pelayanan restoran tersebut,dan pelanggan tidak bosan untuk makan di restoran ini, perlu juga diadakan audit oleh pihak manager kepada pelayan agar tahu perkembangan yang dilakukan oleh pihak pelayan.selain itu pembagian tugas antara pelayan dengan manajer harus saling menyadari atas tanggung jawab kerja masing-masing dengan cara diatas maka kebijakan yang dilakukan dalam kasus maka akan membantu mengendalikan penerimaan kas nya.

Minggu, 28 Oktober 2012

Penipuan Pegawai BKN Honorer k1


Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta masyarakat, terutama tenaga kerja honorer, untuk mewaspadai adanya oknum yang mengklaim bisa meloloskannya menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Kepala Bagian Humas Badan Kepagawaian Negara,Tumpak Hutabarat mengatakan,ada indikasi penipuan oleh oknum yang mengaku bisa memasukkan tenaga honorer ke dalam database dan berjanji bisa membantu seseorang bisa diangkat menjadi CPNS dengan modus memberikan nomor identitas pegawai (NIP) dengan imbalan uang tertentu. ”Ada banyak laporan yang masuk ke Badan Kepegawaian Negara tentang penipuan dengan membawa persetujuan pemberian NIP. Namun ternyata setelah di-cross check di Direktorat Pengolahan Data, NIP tersebut palsu,”ujarnya di Jakarta kemarin.

Sampai saat ini, kata dia, sudah beberapa oknum yang berhasil diamankan dalam kasus penipuan tersebut.Saat ini mereka masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum. Tumpak menjelaskan bahwa pemerintah melalui Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2010 tanggal twenty-eight Juni 2010 tentang pendataan tenaga honorer yang bekerja di lingkungan instansi pemerintah. Fakta di lapangan, banyak tenaga honorer yang masih memenuhi syarat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2007 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS.

Maka, adanya jeda waktu antara proses verifikasi dan validasi dengan pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS membuka peluang oknum- oknum untuk memanfaatkan keadaan. Tidak hanya itu,proses pengangkatan tenaga honorer masih menunggu keluarnya peraturan pemerintah yang mengatur soal pengangkatan tenaga honorer. Menurut Tumpak, rancangan PP tersebut sebenarnya sudah beberapa kali dikonsultasikan dengan DPR. Sebagaimana diketahui, saat ini masih ada 40.000 lebih tenaga honorer yang belum diangkat menjadi PNS.Padahal pemerintah telah mengagendakan pengangkatan mereka pada akhir 2010.

Senada, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tasdik Kinanto, menegaskan, indikasi penipuan sangat jelas terlihat dari kop surat yang tidak sesuai dengan nomenklatur Kemenpan dan RB. Selain itu, isi surat tidak jelas ditujukan kepada siapa, apakah untuk tenaga honorer atau CPNS? Tidak hanya itu, nama Ismuladi Iskhak yang mengatasnamakan pegawai Kemenpan dan RB hanyalah sosok fiktif. ”Tidak ada nama Ismuladi Iskhak di Kemenpan dan RB. Ini jelas merupakan penipuan,”tegasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar para CPNS maupun tenaga honorer tidak terpengaruh dengan surat edaran yang mengatasnamakan Kemenpan dan RB.Sebab, biasanya mereka adalah oknum yang ingin mengambil manfaat dan meminta uang. Sementara itu, Komisi II DPR meminta Kemenpan dan RB untuk segera menyikapi kasus penipuan terhadap tenaga honorer menjadi CPNS yang mengatasnamakan lembaga tersebut. ”Ini penipuan harus segera diusut agar tidak terulangkembali. Karena itu mekanismenya harus transparan,” tegas anggota Komisi II DPR Taufiq Hidayat.

Menurut Taufiq,adanya penipuan yang mengatasnamakan Kemenpan dan RB tidak lepas dari belum transparansnya proses rekrutmen CPNS.Tidak hanya itu, adanya sistem kompromi antara pihak ketiga yang dilibatkan dengan pihak terkait menjadi salah satu pendorong munculnya oknum aparat. 

Sabtu, 27 Oktober 2012

Penipuan Pegawai Masuk PNS

Pada saat ini banyak sekali modus penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu demi memperoleh sesuatu yang di inginkan,saat ini PNS lagi banyak peminatnya jadi banyak oknum yang menggunakan kesempatan ini contohnya saja oknum dari pns sendiri yang menjadi calo memasukkan orang agar bisa masuk jadi pns, memang jadi calo pns itu sangat menggiurkan karena uang yang diperoleh cukup banyak,dewasa ini banyak sekali dalam masyarakat kita yang kena tipu daya agar bisa masuk pns,fakta di lapangan calo yang janji bisa memasukkan orang menjadi pns ternyata tidak benar cuma ingin meraup keuntungan semata dari orang tersebut,tidak sedikit uang yang dikeluarkan oleh korban demi keinginannya menjadi PNS,sekitar 100 - 200 jt. uang tersebut lenyap oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab kenyataannya janji tinggallah janji uang hilang kesempatan masuk jadi pns pun lenyap.jadi kalau anda pengen masuk PNS jangan mudah percaya sama pihak calo2 pns seperti itu,siapkan diri dan mental untuk bisa masuk jadi PNS terutama dalam test nya harus belajar yang benar dan mendalami test pengetahuan umum dan psikotest agar anda bisa keterima jadi PNS.Dan harapan saya semoga para calo pns itu bisa ditindak hukum secara tegas,agar pada jera untuk melakukan penipuan seperti itu.

Selasa, 02 Oktober 2012

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

 SISTEM
  *Sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.

Elemen sistem :
Tidak semua sistem memiliki kombinasi elemen yang sama, tapi suatu susunan dasar adalah :Input, Transformasi, Output, Mekanisme Kontrol, Tujuan.

Jenis Sistem :
Sistem Lingkaran Terbuka = sistem yang tidak mempunyai elemen mekanisme kontrol, dan tujuan.
Sistem Lingkaran Tertutup = sistem yang disertai oleh adanya elemen mekanisme kontrol dan tujuan.

Sifat Sistem :
1.  Sistem terbuka : Sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumberdaya.
2.  Sistem Tertutup : Sistem yang sama sekali tidak berhubungan dengan lingkungannya.

Sistem Fisik : sistem yang terdiri dari sejumlah sumber daya fisik
Sistem Konseptual : sistem yang menggunakan sumberdaya konseptual (data dan informasi) untuk mewakili suatu sistem fisik.


Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer


Fokus Awal Pada Data

     Pada awal abad ke 20 pemakaian komputer terbatas hanya untuk aplikasi akuntansi dan digunakan nama EDP yang merupakan aplikasi sistem informasi yang paling dasar dalam setiap perusahaan. Sekarang kita menggunakan istilah SIA untuk menggantikan EDP.

Fokus Baru Pada Informasi
     Konsep penggunaan komputer untuk mendukung sistem informasi manajemen mulai diperkenalkan pada tahun 1964 oleh para pembuat komputer. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen.

Fokus Revisi Pada Pendukung Keputusan
     Sementara SIM terus berkembang dalam menghadapi kelemahan-kelemahannya, muncul pendekatan baru dengan nama DSS, yaitu sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer.

Fokus Sekarang Pada Komunikasi
Penerapan OA (Office Automation) untuk memudahkan komunikasi dan peningkatan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor lainnya melalui penggunaan alat-alat elektronik.

Fokus Potensial Pada Konsultasi
Saat ini sedang berlangsung gerakan untuk menerapkan Kecerdasan Buatan (AI) bagi masalah-masalah bisnis. Ide dasar dari AI adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia.

Definisi SIA :
Suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
1.   SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
2.   Berpegang pada prosedur yang relatif standar
3.   Menangani data rinci
4.   Berfokus historis
5.   Menyediakan informasi pemecahan minimal

Perbedaan SIA dan SIM :
·         SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan sedang
·         SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi

2 komponen SIA

- Spesialis Informasi

- Akuntan


Contoh SIA sebagai pusat informasi perusahaan :
Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
     Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
     Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.

Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
1.    Pentingnya komunikasi antar departemen/subsystem yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
2.    Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :
-           informasi akuntansi keuangan, Informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
-           Informasi Akuntansi Manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

Didalam Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan pengendalian perusahaan, yaitu :
1.  Sistem Akuntansi Biaya
2.  Sistem Budgeting

Sistem Akuntansi Biaya
à   Digunakan untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan, proses distribusi dan penjualan
Budgeting
à    adalah proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong manajer dalam perencanaan dan pengawasan

Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan :
1.  Analisa Perilaku
2.  Metode kuantitatif
3.  Komputer

Analisa Perilaku
Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.
Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.

Metode Kuantitatif
Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.

Komputer
Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.